Mungkin bagi Anda sebagian sudah ada yang tahu tentang apa
itu router khususnya yang menekuni ataupun ahli dalam jaringan. Nah, mungkin
disini saya akan membagikan ulang saja tentang pengertian router, macam-macam
router, dan cara kerja router itu sendiri dalam sebuah jaringan. Karena mungkin
banyak diantara sobat semua yang belum paham mengenai router, khususnya yang
membaca artikel ini pasti belum paham betul tentang apa itu router dan cara
kerjanya. Kemudian juga pasti juga ada kemungkinan masih serasa sulit untuk
membedakan antara router OS dan routerboard. Nah, dibawah ini langsung saja
saya akan menjelaskan secara rinci tentang apa itu router.
Pengertian Router
Apa itu Router? Jadi, Pengertian Router adalah perangkat
jaringan yang digunakan untuk membagi Protokol kepada jaringan-jaringan
lainnya. Maka dengan router, sebuah protokol akan bisa kita sharing ke
perangkat jaringan lainnya. Kalau sobat masih bingung, dapat di istilahkan
bahwa router merupkan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan 2 atau
lebih jaringan. Tetapi router itu sendiri juga berbeda dengan perangkat yang
namanya switch. Karena terkadang bagi orang awam tentang jaringan sulit juga membedakan
router dan switch. Jadi router berfungsi menghubungkan 2 atau lebih jaringan
LAN, sedangkan switch berfungsi menghubungkan beberapa perangkat untuk
membentuk jaringan LAN atau istilahnya adalah membagi jalur pada jaringan.
Sebagai pengertian router, bahwa router juga dapat dikatakan
merupakan sebuah alat yang fungsinya adalah mengirimkan paket data melalui
sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya melalui sebuah proses yang
dimana cara kerja ini dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada
lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol
tujuh OSI Layer. Kemudian router juga memiliki fungsi sebagai penghubung antar
dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan
lainnya.
Kemudian router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak
jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan
internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa
subnetwork. Dan untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya,
router juga terkadang digunakan untuk mengkoneksikan dua buah jaringan yang
menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada
umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia
juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur
jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring. Mungkin itulah pengertian
singkat mengenai router.
Apa Fungsi Router?
Secara umum router memiliki beberapa fungsi, diantaranya
adalah :
1. Fungsi utama router yaitu menghubungkan beberapa jaringan
untuk menyampaikan data dari suatu jaringan ke jaringan yang lain. Namun router
berbeda dengan Switch, karena Switch hanya digunakan untuk menghubungkan
beberapa komputer dan membentuk LAN (local area network). Sedangkan router
digunakan untuk menghubungkan antar satu LAN dengan LAN yang lainnya. Jadi
jangan sampai sobat salah mengartikan fungsi router.
2. Fungsi router selanjutnya adalah untuk men-transmisikan
informasi dari satu jaringan ke jaringan lain yang sistem kerjanya seperti
bridge.
3. Router juga berfungsi untuk mengubungkan jaringan lokal
kesebuah koneksi DSL biasa juga disebut DSL router. Router ini umumnya memilki
fungsi firewal untuk melakukan penapisan paket berdasarkan sumber serta alamat
tujuan paket tersebut, namun tidak semua router memiliki fungsi yang sama.
Router yang memiliki fitur penapisan paket dapat juga disebut sebagai paket filtering
router. Fungsi umum router ini adalah memblokir lalulintas data yang telah
dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm
yang bisa menyebabkan kinerja jaringan menjadi melambat.
Apa Saja Jenis-jenis Router?
Nah, untuk jenis router ada 3 macam seperti router PC,
router hardware, dan router aplikasi. Untuk penjelasanya ada dibawah ini:
1. Router PC adalah Sistem Operasi yang mempunyai fasilitas
sharing atau membagi IP Address.
2. Router Hardware adalah suatu perangkat yang mempunyai
kemampuan seperti router, sehingga perangkat keras tersebut dapat membagi dan
memancarkan, serta membagi IP Address.
3. Kemudian untuk Router Aplikasi sendiri merupakan aplikasi
yang bisa diinstal pada Sistem Operasi, sehingga nantinya akan membuat Sistem
Operasi itu mempunyai kemampuan seperti router. Seperti contoh; WinProxy,
SpyGate, WinGate, dan WinRoute.
Bagaimana Cara Kerja Router?
Untuk cara kerja router, mari kita simak bersama-sama karena
saya akan menjelaskan melalui sebuah gambar yang saya ambil dari fortuna.com.
Oke, Ilustrasi mengenai cara kerja router ini dapat dilihat pada gambar dibawah
:
Pada gambar diatas terdapat dua buah network yang terhubung
pada sebuah router. Network yang berada pada sebelah kiri yang terhubung ke
port 1 router mempunyai alamat 192.168.1.0 serta pada network yang sebelah
kanan yang terhubung ke port 2 router mempunyai alamat 192.155.2.0.
• Komputer A mengirim sebuah data kepada komputer C, router
tidak akan meneruskan data tersebut kepada jaringan yang lainnya.
• Begitu juga apabila ketika komputer F mengirim sebuah data
kepada komputer E, router tidak akan meneruskan paket data tersebut kepada
network yang lainnya.
• Barulah ketika komputer F mengirimkan sebuah data kepada
komputer B, router akan meneruskan paket data tersebut ke komputer B.
Nanti router juga memiliki tabel routing yang berisikan
informasi alamat tujuan, jarak menunju network tujuan yang di istilahkan dengan
metric dan juga interface yang terhubung dengan network tujuan.
Dalam tabel routing terdapat static route dan dynamic route
yaitu :
– Stastic Route adalah Proses pengisian tabel routing yang
dilakukan secara manual oleh administrator
– Dynamic Route adalah Proses pengisian tabel routing yang
dikelola oleh routing protocol. beberapa protocol yang biasa digunakan adalah
RIP, IGRP, OSPF, BGP, dan lain – lain.
Jika berbicara tentang mikrotik tentunya ada perbedaan mengenai router OS dan routerboard. Mikrotik router OS dan routerboard yang membedakan hanya tampilan dan cara konfigurasi mikrotiknya saja sob. Namun, lebih mudah menggunakan routerboard karena tampilannya berupa grafik kita tidak perlu menuliskan perintah-perintah seperti router OS yang tampilannya menggunakan CLI. Jadi router OS menggunakan perintah manual sehingga masih terlihat sulit untuk pengguna pemula. Sekian informasi yang dapat saya bagikan kembali untuk sobat semua, dan semoga artikel ini bermanfaat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar