Kamis, 14 Desember 2017

Pengertian Topologi Tree

Topologi tree atau sering dikenal dengan topologi pohon adalah topologi jaringan komputer yang merupakan kombinasi dari topologi star dan BUS. Secara hirarki penyusunannya topologi tree ini merupakan kumpulan dari topologi star yang dihuhubungkan dengan topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau bleckbone.

Topologi pohon ini sering juga disebut dengan topologi bertingkat. Dalam penggunaanya topologi ini sering digunakan digunakan untuk interkoneksi antar heirarki yang berbeda. Untuk hirariki yang rendah pada topologi ini digambarkan pada lokasi yang rendah, sedangkan untuk hirarki yang lebih tinggi akan digambarkan pada lokasi yang lebih tinggi.


Ciri - Ciri Atau Karakteristik Topologi Tree


Berikut ini adalah ciri - ciri atau karakteristik dari pada topologi tree :
  • Komunikasi data yang berjalan dalam jaringan dilakukan melalui HUB.
  • HUB berperan sebagai pusat kendali dalam jaringan.
  • Mempunyai kabel utama yang disebut dengan backbone sebagai penghubung jaringan.


Cara Kerja Topologi Tree


Adapun cara kerja topologi tree ini adalah akan membentuk sebuah jaringan yang menggunakan sistem pohon bercabang. Pada topologi tree terdapat sistem yang bertingkat yang digunakan sebagai media interkoneksi antar sentral yang mana didalam interkoneksi tersebut terdapa hierari yang berbeda.

Komputer client ini dikelompokan dengan menggunakan topologi star, kemudia masing - masing kelompok topologi star ini akan saling dihubungkan dengan menggunakan moteode pada topologi BUS. Untuk menghubungkan masing - masing kelompok jairingan star ini menggunakan HUB yang tersambung dengan kabel utama yang disebut dengan backbone.

Misal data dari kelompok jaringan 1 akan dibungkan dengan kelomok jaringan no 2 maka data dari kelompok jaringan 1 ini akan melewati HUB kemudain akan diteruskan ke backbone dan menuju kelompok jaringan no 2. Jadi aliran data pada komputer dalam topologi pohon ini tidak terkirimkan secara langsung melainkan harus melewati HUB dahulu.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree


Untuk topologi pohon ini memiliki keunggulan dan kelemahan dalam penerapannya. Pada sub bab pembahasan ini akan dibahas mengenai apa saja yang menjadi kelbihan dan keurangan dari topologi pohon ini.

Kelebihan Topologi Tree


Berikut ini adalah kelebihan atau keunggunalan dari pada topologi tree :
  • Cocok diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
  • Pada topologi pohon ini memungkinkan penggunaan jaringan pont to point.
  • Mudah dalam melakukan identifikasi dan isolasi jika terjadi kerusakan pada jaringan
  • Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka tidak akan berpengaruh ke node yang lain.


Kekurangan Topologi Tree


Berikut ini adalah kekurangan atau kelemahan dari pada topologi tree :

  • Topologi pohon ini memiliki ketergantungan secara menyeluruh terhada HUB, jika terjadi kerusakan pada HUB maka seluruh jaringan akan terganggu.
  • Komunikasi antar komputer dalam satu jaringan tidak bisa dilakukan secara langsung melainkan harus melewati HUB sehingga data mengalir sedikit lebih lambat.
  • Topologi pohon ini terbilang sulit dalam perawatannya karena banyak perancangan node.



Contoh Topologi Tree


Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa topologi tree adalah gabungan dari topologi  star dan BUS, dan berikut ini adalah contoh topologi tree :


Pengertian Topologi Tree
Contoh Topologi Tree

Dari penjelasan diatas dapat simpukan bahwa topologi tree atau topologi pohon ini merupakan pengabung dari topologi star dan topologi BUS dimana data yang mengalir pada topologi ini harus melewati HUB yang terhubung dengan kabel utama yang disebut backbone.

Pengertian Topologi Mesh

Pengertian Topologi Mesh


Topologi mesh disebut juga dengan topologi jala karena bentuknya yang menyerupai jala. Untuk pengertian topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat saling terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang berada dalam satu jaringan. 

Pada topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat lain karean perangkat saling terhubung secara langsung atau bisa disebut dengan istilahdedicated links. Komunikasi yang ada pada topologi mesh berjalan relatif cepat dan biasanya digunakan untuk membangun jaringan dengan skala yang tidak terlalu besar.

Dalam membangun topologi mesh kita dapat melakukan beberapa perhitungan dengan menggunakan rumus n(n-1)/2 , misalnya terdapat 6 buah komputer dalam satu jaringan, maka kabel yang akan digunakan untuk membangun jaringan dengan topologi mesh adalah 6 (6 - 1) / 2 = 15 koneksi, kemudian masing - masing komputer diharuskan memiliki Port I/O sejumlah 6-1= 5 Port I/O rumaus yang digunakan adalah n-1.

Ciri - Ciri Topologi Mesh


Topologi mesh ini mempunyai karakteristik atau ciri - ciri, dan berikut ini adalah ciri - ciri dari jaringan komputer yang dibangun dengan menggunakan topologi mesh :
  1. Perangkat saling terhubung satu sama lain.
  2. Kabel yang digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan node lain dalam jaringan terbilang cukup banyak. 
  3. Pada setiap node setidaknya memiliki lebih dari 2 Port Input/Output.
  4. Konfigurasi pada setiap node yang berbeda dalam berkomunikasi.
Dengan memahami ciri - ciri pada topologi jaringan mesh maka kita bisa membantu dalam menganalisa topologi sebuah jairngan. Nah, pada sub bab selanjutnya akan membahas bagaimana cara kerja topologi mesh.

Cara Kerja Topologi Mesh


Secara sederhana cara kerja topologi mesh adalah setiap node pada jairngan akan saling tehubung karena menggunakan kabel yang langsung menuju node yang dituju. Jadi, data yang yang mengalir akan langsung menuju ke node yang dituju sehingga data yang mengalir pada topologi mesh sangat cepat. Data yang mengalir ini langsung menuju node tujuan tanpa harus melalui node yang lain.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh


Setiap topologi mempunyai keunggulan dan kelemahannya masing - masingbegitu juga dengan topologi mesh. Nah, inilah beberapa keunggulan dan kelemahan topologi mesh.

Kelebihan Topologi Mesh


Berikut ini adalah kelebihan atau keunggulan yang dimiliki oleh topologi mesh :
  1. Topologi mesh memiliki hubungan dedicated link yang menjamin data langsung dikirim ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lain sehingga data yang mengalir dapat berjalan lebih cepat.
  2. Topologi mesh memiliki sifat Robust, yaitu jika terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena kerusakan kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  3. Pada topologi mesh privacy dan security terjamin karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak dapat diakses oleh komputer yang lain.
  4. Mudah dalam mengidentifikasi masalah kerusakan koneksi antar jaringan komputer.

Itulah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh topologi mesh yang membuat topologi mesh patut untuk diterapkan ketika memabangun sebuah jaringan. 

Kekurangan Topologi Mesh


Selain mempunyai kelebihan topologi mesh juga mempunyai kekurangan, dan berikut ini adalah kekurangan atau kelemahan yang dimiliki oleh topologi mesh :

  1. Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O, jadi semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan banyak kabel links dan port I/O.
  2. Sulit untuk melakukan installasi dan konfigurasi karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung. 
  3. Jaringan komputer dengan topologi mesh sangat banyak menggunakan kebel dan diperlukan ruangan yang cukup besar pada untuk membangu jaringan komputer.

Nah, itulah kekurangan yang ada pada topologi mesh tentunya hal ini menjadi bahan pertimbangan ketika akan membangun jaringan dengan topologi mesh.

Contoh Topologi Mesh


Pada dasarnya dalam penerapannya topologi mesh ini merukan gabungan dari topologi ring dan star, dan berikut ini adalah contoh dari topologi Mesh. 


Pengertian Topologi Mesh Beserta Kelebihan dan Kekuranganya
Contoh Topologi Mesh

Jadi dapat disimpulkan bahwa topologi mesh ini merupakan gabungan dari topologi ring dan star yang mana setiap perangkat terhubung secara langsung.

Pengertian Topologi Cincin (Ring)

Topologi Cincin (Ring)

Topologi Cincin atau yang disebut topologi ring adalah topologi jaringan yanb bentuknya rangkaian yang masing-masing tersambung ke dua titik yang lainnya, sehingga bisa membentuk jalur lingkaran yang menyerupai cincin. Kabel yang digunakan dalam topologi cincin merupakan kabel BNC, Oleh sebab itu tidak mempunyai ujung maka tidak dibutuhkan terminator. Tetapi topologi ini sudah banyak ditinggalkan karena mempunyai kelemahan yang serupa dengan topologi bus selain itu, pengembangan jaringan dengan menggunakan topologi ring ini relatif sulit dilakukan. Pada topologi Cincin semua node/ titik berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal di sepanjang sirkulasinya. Maksudnya setiap perangkat saling bekerja sama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya setelah itu diteruskan pada perangkat sesudahnya.
Kelebihan Topologi Cincin (Ring):
1. Lebih hemat kabel.
2. Tidak akan mengalami tabrakan pengiriman data (collision), karena di satu waktu hanya satu node yang bisa mengirimkan data/ data mengalir dalam satu arah.
3. Setiap komputer memiliki hak akses yang sama terhadap token sehinnga tidak ada komputer yang memonopoli jaringan.
Kekurangan Topologi Cincin (Ring):
1. Peka kesalahan, tiap node pada jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga jika di suatu node ditemukan gangguan maka semua jaringan akan mengalami gangguan.
2. Jika terjadi kerusakan di jaringan topologi ring Sulit untuk diatasi.
3. Jika Ingin menambah komputer atau mengurangi komputer dapat mengacaukan jaringan.
4. Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
5. Pengembangan jaringan lebih kaku.

Pengertian Topologi Bintang (Star)

Topologi Bintang (star) adalah suatu cara untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya sehingga dapat membentuk jaringan berupa bentuk bintang (star). Topologi bintang mempunyai bentuk seperti bintang/ star, setiap node tersambung secara terpusat pada sebuah perangkat keras Hub atau switch. Hub atau switch yang dipakai untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN.  Piranti ini sering dipakai dalam topologi star dan extended star. Yang membedakan antara Hub dan Switch yaitu kecepatan transfer datanya. Kabel yang dipakai pada topologi ini adalah kabel UTP dengan konektor RJ-45.
Prinsip topologi star adalah control terpusat, seluruh link harus melalui pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat disebut dengan stasiun primer/ server sedangkan yang lainnya dinamakan stasiun sekunder/ client server. Pada saat hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server dapat menggunakan hubungan jaringan sewaktu-waktu tanpa menunggu perintah dari server.


Topologi Bintang (Star) adalah


Kelebihan: Fleksibel, Pengelolaan dan Pengembangan jaringan lebih mudah, Perawatan yang dilakukan di suatu node maupun Kerusakan pada suatu node tidak mempengaruhi node yang lainnya, kontorl pusat, kemudahan pengelolaan jaringan, deteksi dan isolasi kerusakan/ kesalahan lebih mudah.

Kekurangan: Boros kabel, Membutuhkan penanganan khusus, Kontrol terpusat (HUB) menjadi elemen kritis.
Berikut ini adalah gambaran dari pengertian jaringan topologi star:

Pengertian Topologi Bus

Topologi Bus adalah sebuah topologi yang media transmisinya menggunakan kabel tunggal atau kabel pusat  tempat yang menghubungkan client dan server. Topologi bus ini memakai kabel BNC dan di bagian kedua ujungnya harus diberi terminator. Sebenarnya Topologi ini cukup sederhana serta mudah ditangani, tetapi saat ini telah banyak ditinggalkan dikarenakan padatnya lalulintas data dan jika terdapat satu node yang rusak maka seluruh jaringan tidak bisa berfungsi.




Berikut ini adalah Keuntungan dan kerugian Topologi Bus:
Keuntungan topologi bus:

- Lebih Hemat kabel, karena media transmisinya hanya memakai kabel tunggal serta terpusat     sehingga tidak memerlukan kabel yang banyak.
- Mempunyai Layout kabel yang sederhana, dalam pemasangan topologi bus skema dan rancangan kabel yang dipakai sangat sederhana sehingga pemasangannya lebih mudah.
- Mudah dikembangkan, karena dalam pengembangan jaringan komputer baik client maupun server bisa dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu komputer lain.
Kerugian topologi bus:
- Sulit mengidentifikasi kesalahan jika jaringan mengalami gangguan.
- Lalu lintas data padat karena topologi bus menggunakan kabel terpusat sebagai transmisi.
- Jika terdapat salah satu client yang rusak, maka jaringan tidak dapat berfungsi.
- Sebagai penguat sinyal dibutuhkan repeater untuk jarak jauh.

Pengertian dan Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

Topologi Jaringan adalah membayangkan sebuah konsep jaringan yang akan di rencanakan atau di bangun menggunakan sebuah topologi dan setiap topologi mempunyai kelemahan dan keunggulan masing-masing. Dalam penginstallan sebuah jaringan, kita harus memperhatikan konsep dari jaringan yang akan di install dari segi kemudahan installasi, murah biaya dan cocok untuk jaringan yang kita bangun. Ada banyak topologi jaringan yang bisa diterapkan ketika kita menginstall sebuah jaringan, langsung saja saya akan mengajak sobat microcyber2.com untuk membahas sedikit artikel tentang “Macam-Macam Topologi Jaringan” oke langsung saja kita bahas bersama artikel ini.

Macam-Macam Topologi Jaringan

# Topologi Bus
Topologi Jaringan Bus merupakan topologi tertua yang ada di Ethernet, topologi ini sangat rapi dan murah karena dalam topologi ini hanya menggunakan kabel coaxial dan komputer menggunakan kabel BNC, setiap ujung jaringan harus diakhiri dengan terminator. Topologi Jaringan Bus biasanya di gunakan untuk jaringan Fiber Optic dan dikombinasikan dengan topologi star untuk menghubungkan Client dan Node.
topologi jaringan BUS
Kelebihan dari jaringan bus :
• Murah karena dalam penginstallan topologi jaringan ini menggunakan kabel yang sedikit
• Sangat rapi
• Sangat sederhana
• Mudah dalam pengaplikasiannya
Kekurangan dari jaringan bus :
• Apabila ada salah satu komputer mengalami gangguan maka akan mengganggu komputer-komputer lain dalam satu topologi tadi.
• Gangguan susah dideteksi
• Untuk pengiriman pesan (lama) karena banyak data yang mengantri di topologi tersebut
# Topologi Ring
Topologi Jaringan Ring ini membentuk konsep jaringan seperti cincin karena topologi jaringan ini menghubungkan komputer ke komputer sampai membentuk seperti cincin untuk menghubungkan komputer satu ke komputer lain menggunakan Lan Card.
Topologi Ring
Kelebihan dari jaringan ring :
• Lebih baik dari topologi jaringan bus
• Menggunakan kabel Lan sedikit
• Mudah diaplikasikan
• Murah karena installasi yang mudah dan sederhana
Kekurangan dari jaringan ring :
• Apabila ada salah satu komputer yang terkena masalah di internetnya maka komputer lain akan merasakan sama seperti komputer tadi.
• Collision (tabrakan data)
• Mendeteksi gangguan sangat rumit
# Topologi Mesh
Topologi jaringan mesh ini setiap komputer akan terhubung ke internet dengan menggunakan kabel tunggal, topologi jaringan ini sangat cocok digunakan untuk dalam hal pemilihan rute yang banyak.
Topologi Mesh
Kelebihan dari jaringan mesh :
• Tidak akan terjadi collision (tabrakan)
• Bandwidth yang besar
• Keamanan yang terjamin
Kekurangan dari jaringan mesh :
• Installasi yang rumit
• Membutuhkan biaya yang besar (mahal) karena membutuhkan kabel yang cukup banyak dalam menginstal topologi ini
# Topologi Star
Topologi jaringan star ini biasanya menggunakan switch/hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lainnya. fungsi dari switch/hub sendiri yaitu sebagai pusat dari topologi ini untuk mengatur lalu lintas jaringan dan topologi inilah yang biasanya sering digunakan.
Topologi Star
Kelebihan dari jaringan star :
• Mudah mendeteksi apabila ada gangguan
• Mudah dalam melakukan penambahan client
• Keamanan yang terjamin
• Fleksibel
Kekurangan dari jaringan star :
• Apabila switch/hub mengalami masalah maka semua komputer akan mengalami gangguan
• Biaya mahal karena membutuhkan banyak kabel
• Jaringan ini tergantung pada terminal pusat dalam kestabilan jaringan
# Topologi Tree
Topologi jaringan tree merupakan model jaringan yang mirip dengan pohon, topologi ini adalah merupakan gabungan dari topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus. Topologi tree biasanya di gunakan untuk interkoneksi antara sentral dengan hirakiki yang berbeda-beda.
Topologi Tree
Kelebihan dari jaringan tree :
• Mudah dalam penanganan masalah
• Susunan data terpusat
• Dapat dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas
Kekurangan dari jaringan tree :
• Koneksi yang diperoleh di topologi ini lambat
• Apabila komputer yang diatas mengalami gangguan maka komputer yang dibawahnya pasti akan mengalami gangguan
• Banyak menggunakan kabel
Nah itu tadi sobat Macam-Macam Topologi Jaringan, setelah kita mengetahui kelemahan, keunggulan topologi tersebut, kita harus lebih selektif dalam menerapkan topologi jaringan tersebut. Karena dengan tidak cocoknya topologi jaringan tersebut, mengakibatkan koneksi yang lambat, tabrakan, biaya yang mahal dll, oleh karena itu kita harus memperhatikan tipe jaringan yang akan kita install. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua. Terimakasih~

Cara Mudah Membuat Wifi Hotspot di Laptop Windows 8 Menggunakan CMD

Cara Mudah Membuat Wifi Hotspot Di Laptop Windows 8 dan 8.1 Melalui CMD Tanpa Software- kali ini kami akan mengajak sobat Microcyber 2 untuk sedikit membahas artikel tentang Cara Membuat Wifi Hotspot Di Laptop Windows 8 dan 8.1 Melalui CMD, sobat pasti mengira bahwa membuat wifi hotspot di laptop itu susah dan ribet. Tapi sebenarnya membuat wifi hotspot dilaptop itu mudah dan tidak ribet seperti yang sobat kira, dari pada kita banyak bosa-basi, langsung saja saya akan mengajak sobat membahas sedikit artikel ini.
1. Untuk membuat wifi hotspot di windows 8 dan 8.1, langkah pertama yang kita harus lakukan adalah membuka Command Prompt (CMD) sebagai administrator atau bisa dengan menggunakan tombol keyboard windows + x dan pilih Command Prompt (admin).
2. Kemudian ketikkan perintah netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=Microcyber2 key=Microcyber2 lalu tekan enter. Ssid adalah nama wifi yang kita buat dan key adalah password yang kita inginkan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah!
langkah pertama
3. Setelah wifi hotspot kita buat, kita harus memasukkan perintah supaya wifi hotspot tersebut dapat berjalan / aktif dengan perintah netsh wlan start hostednetwork. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah!
langkah kedua
4. Lalu kita masuk ke Control Panel – All Control Panel Items – Network and Sharing Center setelah itu silahkan sobat untuk meng Klik Change adapter settings maka akan terlihat semua Network Connections, termasuk SmartNet (Local Area Connection 13).
5. Kemudian Pada adapter yang menghubungkan kita ke internet klik kanan lalu pilih properties maka akan muncul windows baru yaitu Ethernet Properties – klik pada tab Sharing – kemudian sobat centang Allow other network users to connect through this computers Internet connection. Kemudian pada home networking connection terdapat menu drop down, pilihlah : Local Area Connections 13 selanjutnya klik OK.
6. Untuk mematikan wifi hotspot pada laptop, maka ketikkan perintah netsh stop wlan hostednetwork. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah!
Langkah cmd ketiga
Semoga sobat microcyber2.com berhasil membuat wifi hotspot di laptop melalui CMD. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua dan Terimakasih~